Ya Allah, Aku Tertipu

07.15


Tatkala kudatangi sebuah cermin,
Tampaklah sosok yang sudah sangat lama kukenal
dan sangat sering kulihat.
Namun aneh
.
Sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat.
Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya,
Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya
Dan bersinar indah di Surga sana?
Ataukah wajah ini yang hangus legam di Neraka Jahanam?
Tatkala kumenatap mata, nanar hatiku bertanya,
Mata inikah yang akan menatap Allah
,
Menatap Rasulullah, dan Kekasih-kekasih
Allah kelak?
Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, terburai menatap neraka jahanam?
Mungkinkah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?
Wahai mata , apa gerangan yang kau tatap selama ini?
Tatkala kutatap mulut.
Apakah mulut ini yang kelak mendesah penuh kerinduan
Mengucap
Laa ilaa haillallah saat malaikat maut menjemput?
Ataukah menjadi mulut yang menganga dengan lidah menjulur,
dengan lengkingan jerit pil
u,
yang mencopot sendi-sendi setiap yang mendengar?
Ataukah mulut ini jadi pemakan buah zaqun jahanam yang getir,
penghangus dan penghancur setiap usus?
Tatkala kutatap tubuhku, apakah tubuh ini
yang kelak menyala penuh cahaya bersinar,
Bersuka cita dan bercengkrama disurga?
Ataukah tubuh yang akan tercabik-cabik hancur mendidi
h
Dalam lahar neraka jahanam,
Terpasung tanpa ampun,
Menderita yang tak akan pernah berakhir?
Betapa beda....
Betapa BEDA apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi...
Aku telah tertipu oleh topeng yang selama ini tampak
Betapa banyak pujian yang terhampar hanyalah memuji topeng
Sedangkan aku.... hanyalah seonggok sampah yang terbungkus

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Unknown
AUTHOR
16 Mei 2015 pukul 07.21 delete

what happend with you dek? :-)
something wrong with you?
keep muhasabah..., because you are different than them

Reply
avatar